Tutup
Masuk
Silakan masuk untuk melihat ditail akun Anda :
E-Mail :
Password :

Blog

Home » Blog » alternatif-menggunakan-audio-conferencing-di-indonesia
12 Sep 2015

Dalam dunia bisnis saat ini, audio conferencing merupakan metode komunikasi yang sangat populer. Sistem ini juga banyak digunakan oleh organisasi sosial maupun organisasi lain seperti grup alumni, komunitas hobi dan komunitas lainnya. Audio conferencing juga dikenal dengan nama Voice Conferencing atau Conference Call. Di indonesia sering disingkat con-call yang merupakan singkatan dari Conference Call (panggilan konferensi).

 

Jenis Audio Conferencing

Ada beberapa jenis audio conference atau conference call yang sering digunakan, misalnya telekonferensi  menggunakan alat telepon atau yang menggunakan web-based melalui VoIP (voice of Internet), namun karena keterbatasan kualitas koneksi internet yang ada di Indonesia, pengguna audio conference lebih memilih yang menggunakan saluran telepon, karena transfer suara yang terputus-putus akan sangat mengganggu komunikasi melalui telekonferensi atau conferenca call ini.

Panggilan Telepon Bertiga (Three-way calling)

Di Indonesia, pengguna telepon genggam cukup familiar dengan fitur telepon bertiga yang tersedia pada handset mereka. Untuk menggunakan fitur ini, penelepon pertama menghubungi penelepon kedua, masuk ke fitur ‘hold’ dan kemudian menghubungi penelepon ketiga, selanjutnya ketiga partisipan akan terhubung dalam sebuah ‘ruang’ conference call. Rata-rata provider GSM/CDMA telah mendukung fitur ini.

Fitur three-way calling ini yang adalah fitur standard untuk telepon genggam masa ini mempunyai beberapa kerbetasan. Salah satunya yaitu jumlah participants yang bisa terhubung. Biasanya jumlah participants ini terbatas ke 5 participants. 

Telkom Permata

PT. Telkom Tbk meluncurkan Telkom Permata teleconference pada awal tahun 2000 dengan kapasitas 360 port. Telkom Permata merupakan layanan telekonferensi atau conference call dengan sistem reservasi. Pelanggan (chairperson) harus melakukan reservasi untuk booking ‘ruang meeting’ dengan menghubungi nomor 147. Operator Telkom Permata akan menanyakan tanggal dan waktu akan melakukan telekonferensi dan jumlah partisipan yang akan terlibat, kemudian chairperson akan mendapatkan sebuah nomor kode. Selanjutnya data waktu meeting serta nomor kode diinformasikan kepada seluruh partisipan sebelum melakukan telekonferensi.

Karena Telkom Permata atau TelkomTeleconference tidak mengenakan biaya kepada pelanggan, maka fitur-fitur yang diberikan adalah terbatas. 

Berinvestasi atau membayar sesuai pemakaian?

Intitusi bisnis yang berminat menggunakan layanan conference call memiliki dua pilihan.

Pilihan pertama adalah dengan berinvestasi memiliki sebuah server audio conference bridge. Caranya adalah dengan membeli dedicated conference call server atau membeli modul tambahan (extension) pada PABX system mereka. Cisco, Avaya dan Panasonic adalah beberapa perusahaan yang menyediakan server ini untuk keperluan bisnis, termasuk kontrak pemeliharaannya.  Conference call dapat diselenggarakan sesuai dengan kapasitas maksimum pada modul PABX yang tersedia. Alternatif lainnya, bagi perusahaan yang memiliki departemen IT yang inovatif dapat berinvestasi dengan menggunakan sistem telepon opensource seperti Asterisk. Asterisk menyediakan fitur conference call built-in dimana biasanya hanya mampu menyediakan maksimal sebanyak 25 port pada sistem telepon open source ini.

Jika ada keinginan untuk menghubungkan modul PABX internal ke telepon partisipan maka perusahaan harus membeli saluran telepon E-1 yang disediakan Telkom atau Indosat. Dimana setiap jaringan E-1 dapat menampung hingga 30 penelepon sekaligus. Kelebihannya para pengguna telepon genggam dapat ikut menggunakan internal conference call server / PABX modules ini.

Namun mengingat biayanya yang cukup tinggi, beberapa perusahaan memilih untuk menyewa conference calls server /  PABX modules ketimbang membeli sendiri.

Alternatif kedua adalah menggunakan layanan yang disediakan oleh Conference Service Provider (CSP).  Dalam hal ini perusahaan tidak perlu melakukan pemeliharaan conference server atau membeli saluran E-1 dari Telkom atau Indosat tadi. Apalagi untuk golongan perusahaan baru atau yang hanya melakukan conference call sesekali, membayar biaya bulanan berlangganan E-1 dinilai kurang ekonomis.

Perusahaan dapat memilih beberapa paket yang ditawarkan oleh CSP yang dapat disesuaikan dengan budget dan kebutuhan perusahaan itu sendiri.  Perusahaan hanya perlu membayar sesuai dengan penggunaan mereka.  

Kesimpulan

Berdasarkan tulisan diatas, anda dapat mendiskusikan terlebih dahulu alternatif mana yang paling efektif untuk kebutuhan conference call atau audio conference buat perusahaan anda. Seperti biasa, kami dari Kongkow Conferencing akan siap membantu anda seputar masalah ini. Silahkan hubungi kami melalui info[at]kongkow.com atau melalui live chat di website kamu kongkow.com atau silahkan hubungi kami di 021-3049-9504.

 

Heap | Mobile and Web Analytics